Kiat Memenangkan Beasiswa
Pada era globalisasi di mana setiap orang mempunyai hak mendapatkan kehidupan yang lebih baik di seluruh muka Bumi, akan membuat persaingan pencari kerja semakin keras. Oleh karena itu, setiap orang harus membekali dirinya untuk bisa menang dalam mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri.
Salah satu cara membekali diri adalah mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas, baik di dalam ataupun di luar negeri. Namun, mendapatkan pendidikan yang berkualitas bukanlah yang mudah dan murah. Bagi orang berpunya, mereka akan mampu membiayai sendiri. Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak punya cukup uang?
Salah satu jalan adalah beasiswa, namun untuk mendapatkannya juga bukan hal yang mudah. Ada ratusan bahkan ribuan orang berpotensi yang juga ingin mendapatkan beasiswa yang jumlahnya sangat terbatas.
Untuk mencoba beasiswa dari luar negeri, juga bukan hal mudah. Selain, karena harus bersaing dengan peminat dari negara-negara lain dan persyaratan yang tidak mudah, juga karena informasi mengenai beasiswa terbaru itu masih sedikit.
Beberapa yayasan pemberi beasiswa seperti AMINEF, memang mengiklankan di media massa. Namun, seringkali beasiswa yang ditawarkan tidak sesuai dengan minat yang ingin dikembangkan.
“Masalah informasi merupakan kendala terbesar saya untuk mendapatkan beasiswa. Saya yang bekerja di Papua, baru bisa membaca koran setelah satu minggu terbit. Jadi, persaingan belum dimulai, saya sudah harus menghadapi kendala dulu,” kata Togap Siagian (29), penerima beasiswa Fulbright 2000 dan pendiri kelompok kores- pondensi surat elektronik internet khusus beasiswa (http://groups.yahoo.com/group/beasiswa).
SEJAK pertama didirikan, 21 Maret 2000, Siagian memang sendirian mengelola mailing list itu. Dia menjadi moderator surat-surat yang masuk, baik berisi pertanyaan, informasi mengenai beasiswa di seluruh dunia, dan kiat memenangkannya.
“Orang Indonesia punya potensi memenangkan beasiswa, namun mereka menghadapi banyak kendala yang sebenarnya bisa diatasi dengan mudah. Karena tidak bisa mengatasi kendala itu, mereka kalah. Mailing list ini bertujuan membantu memberi informasi untuk siapa saja yang ingin mendapatkan kesempatan sekolah dengan beasiswa. Semacam wadah saling berbagi informasi dan pengalaman,” kata Siagian.
Sekarang, Siagian yang masih bekerja di Papua, sudah dibantu delapan moderator yang tersebar di Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Inggris, Jepang, Belanda, dan Amerika. Mereka menyortir, menjawab, menghapus surat elektronik yang tidak penting, dan memperingatkan pengirim surat yang tidak menjelaskan maksudnya dengan jelas. “Banyak peserta minta informasi tentang beasiswa untuk pendidikan master. Peserta ini tidak menjelaskan jenis pendidikan dan di mana. Kadang-kadang hal seperti ini menjengkelkan juga,” aku Siagian.
Para milister (peserta mailing list) semakin hari semakin bertam- bah. Saat ini, jumlah peserta mencapai ribuan orang yang tersebar di seluruh dunia. Untuk menjadi anggotanya, cukup mengirim surat kosong ke alamat beasiswa-subscribe@yahoogroups.com. Yayasan pemberi beasiswa pun agaknya telah percaya dengan mereka, sehingga sering memberi informasi mengenai program beasiswa dari lembaga mereka.
SELAIN dari mailing list beasiswa dan website infobeasiswa, informasi beasiswa juga bisa didapat dengan tiga cara. Pertama, mendaftar ke badan pemberi beasiswa. Misalnya Yayasan Sampoerna, Aminef untuk beasiswa Fulbright, dan British Council untuk Chevening Award.
Kedua, peminat bisa langsung mendaftar ke universitas yang diinginkan. Peminat bisa berkores- pondensi langsung dengan profesor di universitas itu dan minta surat rekomendasi.
Ketiga, melalui penelitian. Biasanya jika seorang profesor atau universitas ingin melakukan penelitian besar, mereka membutuhkan asisten. Asisten ini akan dibayar, dan uangnya bisa dipakai biaya studi dan biaya hidup. Biasanya, mereka akan mendapatkan biaya studi lebih murah karena mereka bekerja untuk universitas. Lagi pula, proyek penelitian seperti ini akan memakan waktu minimal lima tahun, waktu yang cukup panjang untuk studi.
Dari ketiga cara mendapatkan beasiswa itu, hal terpenting yang harus dipegang peminat beasiswa adalah memenuhi syarat yang diminta. Jika memang diperlukan nilai TOEFL/IELTS (standar nilai kemampuan berbahasa Inggris), pastikan memilikinya. Begitu juga bila diperlukan syarat kecakapan matematik seperti GMAT, dan lainnya.
Menurut Pangesti Wiedarti, dosen Fakultas Bahasa dan Seni di Universitas Negeri Yogyakarta yang juga penerima beasiswa doktor di bidang linguistik Universiy of Sydney, sebaiknya peminat beasiswa mencari beasiswa tidak di satu universitas saja. “Carilah di beberapa universitas agar mendapatkan beasiswa yang benar-benar cocok,” ujar Pangesti.
Sidrotun Na’im, penerima beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) 2003 me- ngatakan, peminat beasiswa dari Indonesia bagian timur memiliki peluang lebih besar daripada peminat Indonesia bagian barat. Sepertiga dari jatah beasiswa ADS yang ada diberikan untuk Indonesia timur. “Jika dilihat dari potensi dan kondisi Indonesia timur, peminat Indonesia timur memiliki peluang lebih besar,” kata Sidrotun.
Salathiel Gideon, penerima beasiswa S2 dari Yayasan Sampoerna mengatakan, dirinya menerapkan empat langkah strategis untuk memenangkan beasiswa itu.
Pertama, ketika memutuskan mendaftar beasiswa, dia membuat perencanaan. Apa saja yang harus dia lakukan untuk beasiswa tersebut. “Saya menentukan program apa yang akan saya ambil, lalu saya catat apa saja yang dibutuhkan jika saya mengambil program tersebut. Saya juga belajar membuat surat rekomendasi dan mempersiapkan diri untuk tes wawancara,” kata Gideon.
Kedua, Gideon melakukan tahap-tahap yang telah dia tentukannya dalam rencana. Dia mengakses situs Yayasan Sampoerna dan mencari tahu apa saja yang diminta. “Saya benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi tes tulis. Saya cari buku-buku yang bisa menjadi nara sumber. Kemudian, saya berdiskusi dengan pemberi rekomendasi. Selain itu, saya juga berkonsultasi dengan teman-teman yang pernah mendapatkan beasiswa,” kata Gideon.
Ketiga, mengecek apa yang telah dia lakukan. Gideon berulang kali melihat apa yang telah dia pelajari dan mencoba mengerjakan tes yang ada. Dia juga mengecek adakah persyaratan yang belum dia penuhi.
Keempat, mengecek ulang. Jika memang apa yang telah dia lakukan masih dirasakan kurang, Gideon tidak ragu-ragu mengulang. Begitu juga dengan surat rekomendasi. Jika, surat rekomendasi itu dirasa tidak membantu, lebih baik mencari rekomendasi lain. “Saya pertimbangkan benar, apakah surat rekomendasi itu sungguh-sungguh mengevaluasi diri saya dengan adil. Jika tidak, lebih baik saya cari rekomendasi lain,” tegas Gideon. (ARN) Diambil dari harian Kompas.
Beberapa website informasi beasiswa yang bisa dijadikan referensi:
Comment by eka on 27 April 2008:
bagaimana cara mendapat beasiswa…..!!!!!!!!!!
Comment by eka on 27 April 2008:
tolong,kirim info ke alamat email saya,
beasiswa apa,yang harus saya ambil, jika saya lulusan seorang analis kesehatan….!!!
Comment by verry M on 29 April 2008:
mohon informasi beasiswa s2 untuk jurusan K3,tolong kirim tanggapan lewat email saya, atas perhatian dan tanggapannya thanks berat.
Comment by nizma on 30 April 2008:
saya seorang sarjana teknik sipil, umur 24 tahun, tinggal di manado.
saya mempunyai niat yang besar untuk bisa meraih jenjang karir yang lebih tinggi lagi, yaitu melanjutkan s2. tapi jujur aja saya tidak mempunyai dana untuk itu. sedangkan s1 aja, saya bersyukur bisa lulus.karena mendaptkan bantuan dari pihak2 keluarga juga dengan usaha saya kecil2an.
saya ingin melanjutkan s2, sambil kerja.
beasiswa apa yang bisa saya ambil, yang sementara melanjutkan s2 sekaligus kerja. apakh itu dari satu perusahaan yang memberikan beasiswa atau dari instansi lain.
saya tunggu infonya di email saya.
thxb4
Comment by fla on 2 May 2008:
saya mahasiswa S1 komunikasi, hampir lulus..saya ingin sekali mendapatkan beasiswa ke luar negeri untuk melanjutkan S2 saya, mohon dikirimkan info beasiswa untuk S2 khususnya untuk advertising..ada ga y??thx before…
Comment by sholik on 6 May 2008:
pak/buk bagaimana caranya mendapatkan beasiswa untuk kuliah +biaya hidup ,tolong kirimkan kealamat email saya .
Comment by iiaZ on 11 May 2008:
buaT K eKa gimana klu ambil besiswa kedokteran aj,kan masih nyambung tuh sama pendidikan yang ka ambil sebelumnya!@!
Comment by stef on 15 May 2008:
saya ingin belajar antropologi kebudayaan di luar negeri. tolong infokan kalau ada beasisiwa. latar belakang pendidikan saya s1 filafat
Comment by stef on 15 May 2008:
saya seorang sarjana filsafat dan ingin belajar antropologi budaya di luar negeri. kalau ada beasiswa tolong infokan. terima kasih.
Comment by stef on 15 May 2008:
tolong kirim info beasisiwa apesifikasi pendidikan antopologi budaya. tolong kirim ke alamat email saya. latar belakang pendidikan saya, sarjana filsafat. trims
Comment by nurul iman on 29 May 2008:
Sangat bagus sekali dengan diadakannya berbagai informasi disini…
Saya sangat berharap bisa mendapatkan beasiswa…
Tolong kirimkan info beasiswa yang dapat membatu saya ke e-mail saya.
Ditunggu secepatnya!!!
Comment by dessy on 30 May 2008:
anak saya suka matematika dan komputer. diusulkan PMDK Tekhnologi Pendidikan dari SMA Negeri 1 SIngkarak, Kab. Solok. Sumatera Barat.
dan belum berhasil. Mohon bantuan untuk bisa mendapatkan bea siswa agar anak kami berhasil masa depannya. terima kasih. dessyandry@yahoo.co.id
Comment by dessy on 30 May 2008:
anak saya suka matematika dan komputer. diusulkan PMDK Tekhnologi Pendidikan pada UNJ Jakarta dari SMA Negeri 1 SIngkarak, Kab. Solok. Sumatera Barat.
dan belum berhasil. gaji suami saya hanya 3 juta sementara kami harus membiayai kuliah anak 1 kami di UNP, Padang dan membayar kontrakan rumah tinggal kami Rp 750.000/ bulan. Mohon bantuan untuk bisa mendapatkan bea siswa agar anak kami berhasil masa depannya.
berikut biodatanya,
Nama : Dewanto Harwin Rohan
Tanggal Lahir : 15 oktober 1990
Anak ke : 2 dari 4 bersaudara
Ayah : Drs. M. Jawal Anwarudin Syah MS
Ibu : Dessy Andriany
Alamat : Balai Penelitian Tanaman Buah dan Tropika
Jln. Raya Aripan - Solok Km. 8 Solok
Sumatera Barat.
Hp.081 374 364 322
Email : dessyandry@yahoo.co.id
terimakasih.
Comment by farida on 13 June 2008:
saya sarjana keperawatan yang ingin mendapatkan beasiswa S2 atau spesialis keperawatan dalam negeri.tolong kalau ada informasi saya dikasi tahu.fimroatul@yahoo.co.id
Comment by afaf on 17 June 2008:
saya mahasiswi kebidanan negeri yang ada di jakarta, yang saya ingin tanyakan adakah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswi d3 khususnya d3 kebidanan,,,
kalau ada saya ingin mendapatkan beasiswa tersebut, karena saya sangat menginginkannya, karena biaya kuliah di kebidanan sangatlah mahal.
tolong kalau ada, beri saya informasinya.`af2_taway@yahoo.co.id`
Comment by wiwi on 18 June 2008:
saya mahasiswi S1 pendidkan kimia. Saya ingin melanjutkan pendidikan ke S2 pendidikan kimia. saya ingin mendapatkan beasiswa untuk lanjut S2. Tolong beri saya informasi selengkapnya. terimakasih dan saya tunggu informasinya. dewiyantifadly@yahoo.com
Comment by tita on 19 June 2008:
bagaimana cara mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan keperguruan tinggi.tolong kirim ke email saya
Comment by Inong on 20 June 2008:
Saya seorang PNS (pustakawan) di daerah pengen mendapatkan informasi beasiswa S2 di dalam negeri.
Comment by sari on 22 June 2008:
besiswa khusus untuk guru liatnya dimana?
khususny yng msih honor/pls help me ya pngn bnget nih kul lagi n berkutat di perpus n depan kompter ngerjain tugs
Comment by noval on 3 July 2008:
apakah ada beasiswa untuk siswa/i yang baru lulus sekolah menengah atas seprti dari chevening, DAAD, fulbright, sampoerna atau yang lainnya? tolong jelaskan bagaimana cara mendaftar dan apa saja syarat-syaratnya?
Comment by lita mulia on 8 July 2008:
Apa ada beasiswa bwt siswa yang baru lulus SMA yg pngen nerusin k PTN seprti dari chevening, DAAD, fulbright, sampoerna atau yang lainnya? tolong Y.. ksh tw gmn cara daftar+ syarat2 nya!!
Comment by muhammad reza on 11 July 2008:
bagaimana cara mudah untuk mendapatkan beasiswa?
Comment by ina on 12 July 2008:
halo…..saya sedang mencari beasiswa untuk S1 atau S2 kebidanan nih..
Ada nggak beasiswa itu baik di dalam ato luar negeri??????????
Trus syaratnya apa aja????????????
Trima kasih………..
Comment by Rzz on 23 July 2008:
bagaimana cara mudah dapat beasiswa S2 ke Amerika?
Comment by rez on 26 July 2008:
taun depan aq lulus D3 broadcast, mau ngelanjutin ke s1 nya ada gak?? tolong di informasiin yah…
Comment by Yazid DM, S.Kom on 27 July 2008:
sedang cr beasiswa….S2…IT ato engineering…tlg ya…info nya…?thx be 4
Comment by umy on 28 July 2008:
sobat saya igin sekali melanjutkan pendidikan ke S2, tapi terkendala di dana. ajarin dong caranya mendapatkan beasiswa dengan mudah..makasih
Comment by Nurina on 4 August 2008:
Saya mhwi semester 6 fakultas kesehatan masyarakat (public health).Saya pengen banget dapet info tentang beasiswa S2 Public health, kalo bisa sih yang ada di Eropa ato di Amerika coz public health di sana emang bagus.Kalo ada info beasiswa S2 Public health tolong kasi tau yach…makacih..=)
Comment by fa3 on 5 August 2008:
klo untk mhasiswa kebdanan, beasiswa seprti apa yang mesti di ambil???
Comment by M. RIZKY Z on 13 August 2008:
Saya Alumni S1 Adm. Publik UNAIR dan sekarang bekerja sbg PNS, saya ingin mengambi bea siswa S2 mengenai Ekonomi Pembangunan/ Perencanaan Pembangunan baik dalam/ luar negeri, kira2 dimana ya saya bisa mendapatkan beasiswa yang sesuai dengan profil saya diatas ???
Tolong Infonya segera, bs di krm ke email sy mrzakaria55@yahoo.com
Comment by ferry on 13 August 2008:
siang bapak / ibu, saya ingin agar anak saya bisa mengikuti seleksi beasiswa baik dalam maupun luar negeri untuk sma.persyaratan apa yang harus di penuhi? juga waktu untuk mulai seleksinya kapaNN
terimakasih atas infonya.
Comment by ines on 18 August 2008:
Tolong info beasiswa khusus mahasiswa kedokteran dan dokter di luar negerinya dong..Thanks b4
Comment by tha-tha on 22 August 2008:
Assalamu’alikum. Tolong kirimkan saya info daftar beasiswa kedokteran dalam n luar negeri. Jazakillah. Wassalamu’alikum.
Comment by Dian Priharko on 27 August 2008:
Assalamu alaikum..Saya Dian, kuliah S1 Ilmu hukum semester 3 di Universitas Islam Indonesia. IP komulatif saya sampai semester ini 3,9. Klo ada informasi bea siswa mohon diinformasikan melalui e-mail. terimakasih dan besar harapan saya untuk mendapatkan bea siswa..
Comment by Rosi Istikhori on 27 August 2008:
Asslam,, maaf saya mahasiswa tek. elektro saya ingin sekali untuk melanjutkan study saya,,yang menjadi kendala adalah tentu biaya dan persyaratan khususnya,,tentu yang berhubungan dengan masalah teknis seperti nilai toefel dan yang lainya tolong untuk infonya saya tunggu di oci_engg87@yahoo.co.id