Take a fresh look at your lifestyle.

Berbagai Negara yang Membuka Beasiswa Luar Negeri

0

Berbagai Negara yang Membuka Beasiswa Luar Negeri

Berbagai Negara yang Membuka Beasiswa Luar Negeri – Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi adalah berkuliah ke universitas top dunia yang berada di luar negeri. Sayangnya, berkuliah ke luar negeri membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga beasiswa luar negeri selalu ramai peminat. Berikut ulasan mengenai berbagai negara yang membuka beasiswa luar negeri.

Ignacy Lukasiewicz Scholarship Programme

Mau belajar S2 di Polandia? Kamu bisa mencoba beasiswa satu ini. Beasiswa ini terbuka untuk sejumlah universitas di Polandia, dan memprioritaskan beberapa jurusan, seperti teknik, agrikultur, dan sains. Sebelum berangkat, kamu akan memperoleh pembekalan mengenai bahasa Polandia dan pengetahuan mengenai program studi yang dipilih selama setahun.

DAAD EPOS – International Media Studios

Kalau kamu ingin memperdalam ilmu mengenai jurnalisme dan media dengan menempuh pendidikan S2 jurnalistik ke luar negeri, kamu bisa mencoba beasiswa ini. Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa dari seluruh dunia yang berminat mendalami bidang jurnalistik dan komunikasi. Selain lulusan S1 dari jurusan jurnalistik dan sejenisnya, beasiswa ini juga mensyaratkan pengalaman kerja di bidang media selama setahun untuk calon penerimanya.

Ireland Government Scholarship

Beasiswa ini tidak dikhususkan untuk program studi tertentu, melainkan terbuka untuk semua program studi. Penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup sebesar €10,000 per tahun. Ada beberapa dokumen penting yang perlu disiapkan, misalnya dua referensi dan personal statement untuk mendaftar beasiswa.

Ecole Polytehcnique Federale De Lausanne Excellence Fellowships

Untuk kamu yang ingin melanjutkan studi S2 ke Swiss, bisa mencoba beasiswa satu ini. EPFL menawarkan beasiswa untuk calon mahasiswa magister yang berbakat di setiap tahunnya. Penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan sebesar 8,000 CHF per semester dan akomodasi. Pendaftaran beasiswa bersamaan dengan pendaftaran program Magister yang dipilih.

KAIST (Korea Advanced Institute Of Science and Technology)

Program KAIST yang ditujukan untuk mahasiswa internasional adalah KAIST International Student Scholarship. Selain memperoleh bantuan biaya pendidikan sampai tuntas, penerima beasiswa juga memperoleh biaya hidup sebesar 350,000 KRW (untuk Magister) dan 400,000 KRW (untuk Doktor), asuransi kesehatan, serta tunjangan tambahan untuk asisten riset.

Tokyo Institute Of Technology – Japan Scholarship Program

Asian Development Bank membuka kesempatan beasiswa bagi mahasiswa dari negara lain untuk berkuliah di Tokyo Institute of Technology. Saat mendaftar beasiswa, kamu bukan hanya perlu melengkapi semua persyaratan pendaftaran, tapi juga perlu menghubungi profesor yang nantinya menjadi pembimbing tesis.

Australia Awards Scholarship (AAS)

Program AAS berada di bawah naungan Kementerian Perdagangan dan Hubungan Luar Negeri Australia. Beasiswa ini terbuka untuk calon mahasiswa yang berasal dari negara berkembang di Indo-Pasifik untuk belajar di berbagai institusi pendidikan di Australia. Penerima beasiswa nantinya bukan hanya menerima bantuan biaya pendidikan, tapi juga biaya perjalanan, akomodasi, tunjangan hidup, dan asuransi kesehatan.

RMIT STEM Scholarships for Southeast Asia

Beasiswa ini diberikan oleh Royal Melbourne Institute of Technology atau RMIT University  untuk mahasiswa yang berasal dari Asia Tenggara. RMIT STEM Scholarships ditujukan untuk mahasiswa yang berminat di bidang STEM. Penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana US$10,000. Namun kuota beasiswa ini tidak banyak, hanya sekitar 5 orang.

Hubert H. Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Professionals

Hubert H. Humphrey Fellowship Program memberikan biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya perjalanan untuk tenaga profesional asal Indonesia yang masih berkarir. Penerima beasiswa akan menjalankan program pendorong karier di universitas-universitas Amerika Serikat yang menjadi mitra program ini selama 10 bulan. Namun untuk memperoleh beasiswa ini, kamu harus memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun di sektor publik.

Dari berbagai beasiswa luar negeri di atas, mana yang paling ingin kamu coba?

Leave A Reply

Your email address will not be published.