Take a fresh look at your lifestyle.

Tips Membuat Motivation Letter untuk Beasiswa

0

Tips Membuat Motivation Letter untuk Beasiswa

Tips Membuat Motivation Letter untuk Beasiswa – Motivation letter dikenal dengan nama statement of purpose atau letter of purpose dalam dunia beasiswa. Isi motivation letter adalah pernyataan mengenai ketertarikan disertai dengan alasan-alasan untuk memperoleh beasiswa tersebut. Adanya motivation letter bertujuan untuk meyakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu sangat berminat dan layak memperoleh beasiswa. Jadi selain membuat CV yang bagus, kamu juga perlu membuat motivation letter yang bagus.

Tips Membuat Motivation Letter

Untuk membuat motivation letter yang bagus, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut.

Pertama, dapatkan perhatian reviewer

Reviewer beasiswa tentu perlu meninjau begitu banyak dokumen dari semua pendaftar. Oleh karena itu, kamu harus mengambil perhatian reviewer sejak di bagian pertama motivation letter yang dibuat. Jadi kamu perlu membuat paragraf pertama semenarik mungkin dengan menggunakan kalimat yang lebih menjual, lugas, orisinil, dan tentunya mudah dimengerti.

Kedua, menguraikan kontribusi

Ceritakan kontribusimu dalam pekerjaan, aktivitas bermasyarakat, atau pengalaman organisasi di kampus. Semua itu akan sangat membantmu, terlebih jika tersebut relevan dengan jurusan yang kamu pilih saat mendaftar beasiswa. Kamu juga bisa menjelaskan hubungan antara pekerjaanmu saat ini dengan jurusan yang dipilih.

Untuk memperbesar peluang kelulusan beasiswa, kamu bisa menekankan pada kualitas dan bidang keahlian yang kamu kuasai. Kalau kamu mengambil jurusan yang berbeda dengan pendidikanmu sebelumnya, cantumkan alasan pendukung yang kuat kalau jurusan tersebut akan berguna untukmu di masa mendatang, entah itu untuk peningkatan karir atau lainnya.

Ketiga, menguraikan alasan memilih jurusan terkait

Kamu bisa menjelaskan bagian ini dengan mengangkat satu masalah yang umum di Indonesia yang berkaitan dengan jurusan pilihanmu, kemudian berikan solusi untuk permasalahan tersebut.

Penting juga untuk mempelajari kurikulum yang disediakan oleh jurusan yang dituju dan menyesuaikannya dengan beberapa mata kuliah, tugas, atau pengalamanmu sebelumnya. Dengan demikian, setidaknya kamu sudah mempunyai modal yang bagus untuk menyelesaikan studi dan meyakinkan pemberi beasiswa bahwa tidak akan ada kendala besar yang akan ditemui selama studi.

Jangan lupa untuk melakukan riset supaya kamu bisa menyajikan data untuk memperkuat penjabaranmu. Tuliskan pemahaman tentang jurusan pilihan, termasuk manfaatnya untuk kehidupanmu nantinya.

Keempat, memaparkan rencana masa depan sejelas mungkin

Hindari menuliskan kalimat diplomatis atau kalimat yang terlalu umum saat memaparkan masa depanmu. Bagian ini bahkan bisa menjadi satu-satunya poin terbaik yang bisa kamu tuliskan di motivation letter. Jangan lupa jelaskan apa yang akan dilakukan setelah lulus nanti.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari dan Diperhatikan

Beberapa hal yang perlu dihindari dalam motivation letter adalah sebagai berikut.

  1. Menggunakan kalimat yang memelas.
  2. Menulis kalimat terlalu panjang dan tidak penting. Meski kamu memiliki banyak pengalaman, pilih pengalaman yang sesuai dengan jurusan pilihan.
  3. Menggunakan kalimat yang klise dan terlalu mainstream.
  4. Menuliskan kalimat yang melebih-lebihkan.

Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan, misalnya informasi relevan yang diminta oleh pihak pemberi beasiswa. Supaya bisa menulis motivation letter dengan baik, kamu bisa mempelajari berbagai contoh motivation letter, khususnya dari penerima beasiswa sebelumnya.

Langkah Membuat Motivation Letter

  1. Pelajari semua informasi yang berhubungan dengan universitas dan jurusan tujuan, mulai dari peringkat, riset yang sedang dikembangkan, hingga publikasi penelitian.
  2. Sesuaikan jurusan sebelumnya dengan jurusan yang akan diambil pada pendaftaran beasiswa.
  3. Buat kerangka motivation letter dan sesuaikan juga dengan CV.
  4. Tulis motivation letter dengan kalimat yang efektif dan efisien, namun menggunakan kata yang umum digunakan.
  5. Konsultasikan dengan orang yang telah berpengalaman menulis motivation letter.
  6. Tidak mengirim motivation letter yang sama untuk tujuan yang berbeda.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat menuliskan motivation letter. Semoga berhasil untuk seleksi beasiswamu ya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.