Take a fresh look at your lifestyle.

Tips Mendapatkan Beasiswa Pascasarjana di Luar Negeri

0

Tips Mendapatkan Beasiswa Pascasarjana di Luar Negeri

Tips Mendapatkan Beasiswa Pascasarjana di Luar Negeri – Bukan hanya kemampuan akademik yang bagus, kamu perlu menerapkan strategi untuk lolos beasiswa sarjana, terutama untuk kampus di luar negeri. Ada banyak hal yang perlu disiapkan sebelum kamu coba mendaftar beasiswa itu agar bisa lolos seleksi. Kalau kamu ingin mendaftar beasiswa pascasarjana di luar negeri, yuk ketahui dulu berbagai tipsnya.

Mulai dengan mempersiapkan TOEFL dan IELTS

Persyaratan wajib yang tidak bisa dilewatkan untuk mendaftar beasiswa pascasarjana di kampus yang ada di luar negeri adalah kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Dua jenis sertifikasi yang wajib dipenuhi sebelum mendaftar beasiswa ke luar negeri adalah TOEFL dengan skor minimal 550, atau IELTS dengan skor minimal 6.0. Namun setiap negara dan universitas biasanya menetapkan skor minimal yang berbeda. Jadi, pastikan kamu sudah memiliki skor TOEFL atau IELTS yang tinggi sebelum mendaftar beasiswa.

Akan tetapi, kalau kamu mendaftar beasiswa ke negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, kemampuan menggunakan bahasa negara tersebut akan menjadi nilai tambah. Contohnya, menguasai bahasa mandarin jika akan berkuliah di Cina, bahasa Jepang jika akan berkuliah di Jepang, atau bahasa Jerman jika akan berkuliah di Jerman.

Melakukan riset mendalam terkait universitas dan jurusan tujuan

Kalau kamu sudah menentukan universitas dan jurusan tujuan, lakukan riset dahulu sebelum mendaftar ke sana. Beberapa pertanyaan, seperti mengapa kamu memilih universitas tersebut, dan mengapa memilih bidang studi tersebut, harus bisa kamu jawab dengan baik. Dengan demikian, kamu akan bisa menghadapi wawancara beasiswa dengan baik.

Menyesuaikan bidang pekerjaan dengan bidang studi

Salah satu tujuan melanjutkan studi ke jenjang S2 adalah untuk kepentingan peningkatan karir. Oleh karena itu, kamu bisa menyesuaikan pekerjaan yang tengah kamu geluti dengan bidang studi S2 pilihan. Jadi, selain semakin mahir di bidang akademik, kamu juga bisa semakin berkembang dalam pekerjaan tersebut.

Rajin menulis karya ilmiah

Studi S2 tentunya berkaitan dengan penelitian, jadi kamu harus mahir untuk menuangkan hasil penelitianmu dalam karya ilmiah. Bagaimanapun pengalaman menulis karya ilmiah dengan topik sesuai jurusan yang dipilih juga menjadi pertimbangan untuk lulus seleksi beasiswa S2.

Kamu bisa memulainya dengan membuat esai atau artikel ilmiah sebelum mendaftar beasiswa S2. Jangan lupa juga untuk menyiapkan rencana topik penelitian saat kamu akan mendaftar beasiswa, karena hal tersebut biasanya akan ditanyakan ketika wawancara sebagai gambaran tujuanmu ketika menjalankan studi S2 nanti.

Menyiapkan surat rekomendasi

Surat rekomendasi dari dosen atau pihak yang mumpuni terkait jurusan yang dipilih memiliki dampak positif untuk kelancaran seleksi beasiswamu. Surat rekomendasi untuk beasiswa ke luar negeri biasanya ditulis oleh minimal dua orang pemberi rekomendasi. Selain dari praktisi keilmuwan terkait jurusanmu, kamu juga bisa meminta surat rekomendasi dari orang yang mengenalmu, misalnya atasan di kantor.

Berkonsultasi dengan orang yang berpengalaman

Akan lebih baik kalau kamu bergabung dengan forum-forum beasiswa atau bertanya pada lembaga-lembaga edukasi yang membantumu menyiapkan beasiswa sebelum berangkat. Selain memperoleh gambaran lengkap terkait proses yang akan dijalani, kamu juga bisa memperoleh tips tertentu yang perlu kamu terapkan ketika sudah menerima beasiswa dan menjalani pendidikan di negara tujuan.

Memperoleh beasiswa pascasarjana di luar negeri memang relatif lebih sulit dibandingkan dengan memperoleh beasiswa pascasarjana di dalam negeri. Selain itu, ketika menjelang keberangkatan, kamu perlu menyiapkan berbagai dokumen penting, seperti visa dan paspor. Jadi pastikan kamu menyiapkan semuanya dengan baik ya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.